PADANG – Kontingen Indonesia tidak pernah absen membawa pulang medali emas sejak Olimpiade 1992 di Barcelona. Bangsa Indonesia meminta agar tradisi tersebut dilanjutkan. Pada Olimpiade Beijing 2008 ini, Merah Putih juga menargetkan dua medali emas.
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Adhyaksa Dault menjelaskan, kedua emas tersebut berasal dari cabang bulutangkis dan angkat besi putra. Di cabang bulutangkis, Indonesia menaruh harapan kepada pasangan ganda campuran Lilyana Natsir/Nova Widianto dan angkat besi melalui Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 56 kg.
“Kita sangat berharap kepada Lilyana/Nova. Kalau bulutangkis tidak bisa diharapkan ke Taufik Hidayat. Belakangan ini dia sering menderita sakit,” kata Adhyaksa usai pembukaan Kejurnas Perahu Naga di Banjir Kanal, GOR Agus Salim, Padang, Rabu (6/8/2008).
Adhyaksa melanjutkan, target pada cabang angkat besi dilandasi prestasi atau peringkat Eko di dunia. Saat ini, Eko bertengger di posisi lima dunia. Sehingga, peluang meraih emas terbuka lebar.
“Kalau cabang lainnya tidak diharapkan. mudahan-mudahan bisa meraih medali lainnya seperti perak atau perunggu,” pungkas mantan Ketua Umum KNPI itu.